“It’s me!! A 19 – years – old girl. Just a girl not yet a woman. An ordinary girl, definitely not a little brat. I have no idea to pretend to be someone else cause I proud of my self. See I’m “HASNA” with no hypocrite would like to actualize my gift without any tendencies.”
Pada suatu sore saya bertemu dengan teman saya yang ketika masih SD wajahnya mirip dengan Sherina. (Penyanyi cantik itu loh!!) Dia menyapa saya yang ketika itu sedang Online di warnet. Saya pangling. Awalnya saya tidak mengenalinya dan setelah satu menit kita saling beradu mata saya pun kembali mengingatnya. Loh Risa. Dia berbeda banget. Kemiripan itu ternyata tak berlangsung lama karena masing – masing antara teman saya dan Sherina memiliki komunitas yang berbeda. Sherina mengalami pertumbuhan wajar karena tumbuh keatas sedangkan teman saya mengalami keanehan pertumbuhan dengan tumbuh kesamping. Untung saja kata D’rainbow gendut adalah tren baru 2009 jadi hal tersebut tak perlu dipermasalahkan. Big is beautiful katanya bener kan? Lagipula saya juga nggak langsing – langsing amat. He…
Kami bercakap – cakap lumayan lama. Saling bertanya kabar dan saling menatap dari ujung kaki sampai ujung rambut. Dia tak banyak mengomentari physical appearance saya. Syukur nggak ada celaan nih. Gumam saya dalam hati. 30 menit kemudian dia bertanya kepada saya,
“ada FS nggak Na’?”
“ada dong”
“kasih alamatnya gih”
“neh”
“ada blog?”
“nggak ada”
“masak”
“iya”
Gubrak malu nggak tuh. Kelihatan banget kalau gaptek nggak seh? Hari gini nggak punya blog? 2009 jeng, kemana aja lo? Mungkin dia berkomentar seperti itu dalam hati. Jah… akhirnya ada bahan celaan juga neh buat saya.
Walhasil seminggu kemudian saya coba untuk sign up blog dan akhirnya BERHASIL! Rasanya seneng banget kayak abis ditembak cowok gitu. Berlebihan ya? Ho’oh! Tapi bener deh seneng banget. Sekarang nggak ada alasan untuk bingung lagi kalau ada teman yang bertanya tentang blog. Dan saya punya tempat penampungan yang siap menampung segala bentuk ekskresi. Ih… ndeso nggak seh? Tapi it’s ok kan? Selagi itu demi proses untuk menjadi yang lebih baik, why not?
Bukan yang pertama
Sebenarnya blog ini bukan blog pertama yang pernah saya buat. Dulu saya pernah punya dua blog yang sekarang entah bagaimana juntrungannya. Maklum saya kategori orang pelupa. Dari kedua blog itu saya lupa dengan paswordnya.
Blog yang pertama masih ala gothic gitu dan gaya ABG secara masih sweet seventeen. Fontnya pun aneh juga. Blog yang ini tidak saya publikasikan karena nama dari blog itu adalah “ANJRID” serem kan? Penamaan blog ini ada filosofinya loh! Pada waktu itu saya sulit banget bikin blog. Sudah berulang kali sign up tapi nggak bisa – bisa. Setelah saya chek ternyata ada masalah dalam email saya. Tak lama kemudian saya update email saya. Akhirnya ketika saya masih dalam keadaan gondok saya tulis ANJRID untuk menjadi nama dalam blog tersebut , eh… ternyata berhasil. Jengkelin nggak tuh?
Blog yang kedua saya beri nama “philosophiaholic”. Blog ini pun ada filosofinya juga. Pada waktu itu saya lagi demen banget sama filsafat. Sampai – sampai saya terinspirasi untuk menjadikannya nama blog tersebut. Blog ini sempat laris dengan pengunjung yang lumayan. Ada kebanggan tersendiri ketika karya kita dibaca dan dikomentari orang lain. Entah itu kritik atau pujian. Iya nggak seh? Sayang, karena kesibukan saya yang harus kuliah dan juga part time sebagai coach disbuah lembaga kursus bahasa Inggris, saya hampir tak ada waktu untuk membuka blog tersebut. Dan akhirnya lupa deh!
Kenapa My name is Hasna?
Alasan yang pertama pernah tahu iklan shampoo CLEAR oleh Rain atau yang terbaru oleh Nicole? Nah saya terinspirasi dari mereka. Jiplak? So what? Proses imitasi itu memang membantu untuk pencarian jati diri. Jadi sah – sah aja dong. Lha wong dulu saja Chairil Anwar awal – awalnya juga disebut sebagai plagiator sejati dengan menulis puisi yang ternyata terjemahan dari puisi – puisi barat. Jadi untuk seorang pemula seperti saya nggak apa – apa dong.
Alasan yang kedua adalah saya merasa nyaman ketika orang – orang memanggil saya dengan Hasna. Padahal keluarga saya dirumah dan teman – teman dekat saya tidak menggunakan nama panggilan itu. Entahlah. Saya tak mengerti. Orang memiliki tingkat kenyamanan yang bervariatif. Untungnya masih ada orang – orang yang mengerti keinginan saya yaitu anak didik saya (cieh…sok tua banget nggak seh) dan teman – teman kantor yang memanggil saya dengan Miss Hasna.
Konsisten adalah hal yang sangat saya inginkan dalam rangka menjaga kreativitas penulisan dalam dunia cyber. Dan kuncinya adalah saya sendiri. Semua itu dalam rangka proses pengaktualisasian diri untuk menjadi lebih baik. Maka atas nama sastra dan segala jenis keindahan lainnya, Merdeka berkarya dengan berkarya kita merdeka.
Comments on: "welcome to my territorial area" (4)
Na, aboutnya digantiin dulu dong. Ok?
masih di moderasi nih Na komennya?
I was just searching around about this when I found your blog post. I’m simply stopping by to say that I definitely enjoyed reading this post, it’s really clear and well written. Are you going to write more about this? It looks like there’s more depth here for later posts.
thx alot sista…I just try to write everything in my mind.I have to learn alot to write